Kamis, 26 September 2013

Konfigurasi DNS


KONFIGURASI DNS, PERMASALAHAN, DAN SOLUSINYA

1.      Masuk root

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5dlhaaYmDTe7VGP8Jq-h-fB8DlM00aC4uxGABBOtKA_GGmH-8zTZwCIQmWBX8SwXRYMeP7F6vnPxT9qx01qae8B_VwdjWCuqASMeqmq8iToKquqYZdaFIznBzwDvSrt9n3DDRBnA3YwwO/s400/G.1.JPG

2.      Install paket yang digunakan yaitu bind9 caranya
Apt-get install bind9

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGMUibNsK4Yne20NcrMRS0-LfRcVCghns5wlsVmbX0x2vLNycj9igCDF11uDh0icegMqI5S1BPgf93Ut6hv53dQ-BsxWHPtWIXBNEBnptnJTuTnlRoZibbqmVsHGJG09c6VxkesL-CCi1B/s400/G.2.JPG










Y
Pada device di CD/DVD Device centang pada Debian 5.iso

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYTt7Du4y4GkQOJUSQVBeix65ns6c2CQzYUhv_PAed-7bS_hZ1Xrl9cV5AvPZBG2X1-kybaUVyHAQ0PUiVgVQyV5qm9E3Ej-kjYhfp1w3frNqbP7WICTqsVYKCN3KNsVheBnzwnVkgvFkq/s400/G.3.jpg

3.      Membuat zona yang akan digunakan, ketik  nano /etc/bind/named.conf Tetapi untuk mempermudah perintah selanjutnya lebih baik pindah ke directory bind dahulu
Cd  /etc/bind
Nano named.conf
Tulis script diatas include seperti ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-sOsWVVLRtG6Zk0eGkdwok3ZdNQGmG8Pm1yVbVHxJNhC2f1WBSUKe1ibAD498MhNuTmypxfsN-IkjaRAFHcuSERnwd5aaADjLUP6fvcLfyGkEdPaTEMsEkAKL_8vQSmUjkLzG1v3KX-s-/s400/G.4.JPG

Simpan dengan ctrl+X+Y+enter




4.      Mengcopy file master kedalam file yang telah kita buat.
Cp db.local db.(file baru) exp. Cp db.local db.vetra
Cp db.127 db.(IP octet pertama) exp. Cp db.127 db.200

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc2v1Q1wrJ23Sfwzn0efWDxAkbJ_KMUq3PAGvwxT1ZZNjQrnB8L5HJMcNpU6qc9570bUEeahwx9lixnfuE38KrNmXS7EGb6mExKbIl-G9alxA3-LRkxGyznOEvwZaNNVf17XJkdSdsSuD2/s400/G.5.JPG

5.      Mengedit file forwardnya
nano db. (file baru) exp. Nano db.vetra

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghdxYPcI0wspIL76Obzl8-AUHLOUvrW5siEKHffmHEC_nlcnUtQmiS1qyqoyykBo3PGQmJn-e6UGyc4e_rqXxyZ35iSkEyJHruFE0IBsI6NQLVjKkMfZrL8dYY0wLKfNWp2Rnj_A4QoWDx/s400/G.6b.JPG

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghdxYPcI0wspIL76Obzl8-AUHLOUvrW5siEKHffmHEC_nlcnUtQmiS1qyqoyykBo3PGQmJn-e6UGyc4e_rqXxyZ35iSkEyJHruFE0IBsI6NQLVjKkMfZrL8dYY0wLKfNWp2Rnj_A4QoWDx/s400/G.6b.JPG

6.      Mengedit file reversenya
Nano db.(ip oktet pertama) exp.  nano db.200
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgee_8fYsHpyFBpqMISow0PqoUSFERyFSoxBt2YqtFZSCLuXE5Gcsnfz7CYRJNb6rUsNe-E_TB4-4Okj67yAeNNqOH6nIhPoooUTeJ5zFjxiYYqEtIGc0QHPhvh0pi-efVjWQaG4JO3LUQW/s400/G.7a.JPG

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKanwguFZkUGa5KsEQlOvzvHgJK4wSfTRgqx-DPN1D-uHeR2QeRkEqCYMvctSDBrcjmTazgSztpF6wtka_TEPP2fx56KGg9SAqENEXIy5N6o4fG1rkW_gspEzffa9t2xAhHR_GOydQiSgw/s400/G.7b.JPG
7.      Mengecek resolv.conf
Nano /etc/resolv.conf
Apabila file tersebut kosong maka isi dengan search (nama domain) exp. search vetra.com   nameserver (IP) exp. nameserver 200.100.1.7
Apabila sudah ada tetapi tidak sesuai dengan yang dibuat tadi maka sesuaikanlah lalu simpan Ctrl+X+Y+enter

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxe3WMsx9H3-y9UPeWeRlOzmLNkhn8A9M4O0fkcELTzqA7OYNKNtWqlm9iWX3R0NrF2b9tYMEAAIvGY9IuSde4in5rwCWrpzCQ-AkJXqJZdtwmBD_FRwqbQjbii0mkwjMHjLCIWvsMU21L/s400/G.8a.JPG

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEie2Cdj_OfBURh5WpX7M_En2k7tVGPDUkTkX3pgIxP4sFTD-NUXxjWnSK4x4fjIPI8RNobcRk45DumFDaaypL6bv-K9kbFh_C-aAT_pME22c1g3VClG1viqCtm45gI1zikWJsLJ2LmHS9cP/s400/G.8b.JPG










8.      Merestart bind9
/etc/init.d/bind9 restart

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGQ0NCXijNuEWztgq6EKIMbUoTo8hNgQHl7ero1e-9ZHjq7l_NR91duUmjHBalh06sAWkHExk8WraS10y8ViKffjv5v_Tb_1JnGJ07dWArC_P9lKdUu3RsBr1waAjjLi8ycHiqujpcJmrt/s400/G.9.JPG

9.      Mengecek konfigurasi DNS yang telah dilakukan
Nslookup (domain) exp. nslookup vetra.com
Nslookup (IP) exp. nslookup 200.100.1.7

      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghJ1l1Ftz_uWUYD7vA7EypHZ4zcB3Xl4QvUoi9HCA3SramI3ehd6W4xs9GAvOMF2rEg8mNphgo3sbfvG2cycxKwG7phyjY40OlevAy2eNzTb-O4OvJbw9UcbzAYzVh03mfJJhBDmsDwLyG/s400/G.10.JPG 










PERMASALAHAN SAAT KONFIGURASI DNS DAN SOLUSINYA

Masalah
Penyebab
Solusi
Eth0 tidak muncul saat di Ifconfig.
Allow-hotplug eth0 belum diganti
Periksa pada /etc/network/interfaces, ganti allow-hotplug eth0 menjadi auto eth0
IP diganti tetapi saat di Ifconfig tidak berubah
Network belum direstart
Restart network dengan cara ketik /etc/init.d/networking restart
Ketika merestart Bind9 Failed/Fatal Error.
Ada pengetikan yang salah pada salah satu file
Cek pada Named.conf, db.forward, dan db.reverse. Teliti apakah penulisan benar atau tidak.
Nslookup (IP) gagal ( Connection Timed Out ; no server could be reached ).
Kesalahan pada resolv.conf
Lihat resolv.conf, pastikan name server sama dengan IP Address.
Nslookup (domain),hasilnya : Server can’t find (doman)  : SERVFAIL
Kesalahan pada file local (db.namafile)
Cek kembali pada file local (db.nama file)
Setelah mengetik nano resolv.conf file kosong
Perintah kurang /etc/
Tambahkan perintah menjadi nano /etc/resolv.conf

Senin, 02 September 2013

konfigurasi IP Address Debian 5

Konfigurasi IP Address Debian 5.0

kali ini mungkin sedikit tambahan pengetahuan ja yaa mengenai .....

Konfigurasi IP Address Debian 5.0
Setelah menginstall Debian, sekarang kita lanjut mengkonfigurasi IP Address pada Debian 5.0
Pada dasarnya untuk mengkonfigurasi IP Address pada Debian itu ada 2, yaitu :
1. /etc/network/interfaces
2. /etc/network/options

File /etc/network/interfaces itu memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Kita edit isi file dengan mengetikan :
Debian:~# nano /etc/network/interfaces 
 
Lalu tekan enter, muncul tampilan 
 
Keluar & simpan dengan menekan ctrl+x kemudian y lalu Enter

Kata
auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan
dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface
lo tidak memiliki konfigurasi IP karena
lo digunakan sebagai
loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini
digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.
Konfigurasi untuk
eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP
statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
  1. address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
  2. network: menentukan Network Address komputer.
  3. netmask: menentukan subnet mask network komputer.
  4. broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan.
  5. gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.

Setelah selesai melakukan perubahan pada file ini anda dapat mengaktifkan setting ini dengan menjalankan perintah:
Debian:~# /etc/init.d/networking restart
Maka muncul tampilan
Untuk memeriksa apakah setting ini sudah benar, perintah di bawah ini dapat digunakan.
Debian:~# ifconfig 

File /etc/network/options memuat beberapa pilihan yang dapat dijalankan bersamaan dengan aktifasi alamat IP pada bagian di atas.Secara default, file ini mengandung 3 baris.
Isi file ini kurang lebih seperti di bawah ini.
ip_forward=no
spoofprotect=yes
syncookies=no
ip_forward menunjukkan bahwa komputer ini tidak digunakan untuk memforward paket data yang diterimanya ke komputer lain. ip_forward harus diset yes bila memang komputer ini dibangun untuk bertindak sebagai router atau bridge.

spoofprotect menunjukkan bahwa perlindungan ipspoof aktif. Ada baiknya pilihan ini selalu yes untuk menghindari terjadinya spoofing alamat IP kita oleh orang lain.

syncookies menyatakan bahwa syncookies tidak diaktifkan. Pilihan ini bertujuan untuk membatasi jumlah usaha membuat koneksi baru dari komputer lain ke komputer kita. Bila komputer kita menerima semua request secara serentak dengan jumlah banyak, besar kemungkinan bahwa komputer kita akan hang dalam waktu singkat.

PERINTAH DASAR DALAM LINUX

File & Directory


Command Description
man [nama perintah] melihat manual perintah
apropos [suatu yang berhubungan dengan perintah] mencari perintah berdasarkan suatu
ls Melihat daftar direktori
mkdir [nama direktori] Membuat direktori
cd [/direktori/lokasi] Mengubah lokasi direktori
cp [nama file atau direktori] [ke direktori atau nama file] Menyalin file/Direktori
cp -r akan menyalin setiap file dalam direktori yang Anda tentukan.
rm [nama file atau direktori] Menghapus file/Direktori
rm -Rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
rmdir menghapus direktori
mv [nama file atau direktori] Ganti Name file/Direktori
locate [nama file atau direktori] Mencari file/Direktori
cat [nama file] melihat isi file
more [nama file] melihat isi file layar per layar
less [nama file] melihat isi file baris per baris
pipeline/vertical bar menggabungkan dua perintah
clear membersihkan terminal
Command Description
 
# cd /home enter to directory '/ home'
# cd .. go back one level
# cd ../.. go back two levels
# cd go to home directory
# cd ~user1 go to home directory
# cd - go to previous directory
# cp file1 file2 copying a file
# cp dir/* . copy all files of a directory within the current work directory
# cp -a /tmp/dir1 . copy a directory within the current work directory
# cp -a dir1 dir2 copy a directory
# cp file file1 outputs the mime type of the file as text
# iconv -l lists known encodings
# iconv -f fromEncoding -t toEncoding inputFile > outputFile converting the coding of characters from one format to another
# find . -maxdepth 1 -name *.jpg -print -exec convert batch resize files in the current directory and send them to a thumbnails directory (requires convert from Imagemagick)
# ln -s file1 lnk1 create a symbolic link to file or directory
# ln file1 lnk1 create a physical link to file or directory
# ls view files of directory
# ls -F view files of directory
# ls -l show details of files and directory
# ls -a show hidden files
# ls *[0-9]* show files and directory containing numbers
# lstree show files and directories in a tree starting from root(2)
# mkdir dir1 create a directory called 'dir1'
# mkdir dir1 dir2 create two directories simultaneously
# mkdir -p /tmp/dir1/dir2 create a directory tree
# mv dir1 new_dir rename / move a file or directory
# pwd show the path of work directory
# rm -f file1 delete file called 'file1'
# rm -rf dir1 remove a directory called 'dir1' and contents recursively
# rm -rf dir1 dir2 remove two directories and their contents recursively
# rmdir dir1 delete directory called 'dir1'
# touch -t 0712250000 file1 modify timestamp of a file or directory - (YYMMDDhhmm)
# tree show files and directories in a tree starting from root(1)
Penyuntingan Text

 

Perintah untuk penyuntingan text pada terminal :
 

Command Description
wc [nama file] menghitung baris, kata, karakter dalam file
sort [nama file] mensortir urutan isi file berdasarkan karakter
grep [text dicari] [nama file] mencari text dalam suatu file
nano [nama file] membuat file txt baru pakai editor nano
pico [nama file] membuat file txt baru pakai editor pico
vi [nama file] membuat file txt baru pakai editor vi
vim [nama file] membuat file txt baru pakai editor vim
mcedit [nama file] membuat file txt baru pakai editor mcedit
cat [nama file] [pipeline] lpr print file
User dan Group

Cara text pada terminal, dalam kondisi administrasi superuser (sudo su), administrasi user :
Command Description
useradd [nama user] menambah user
passwd [nama user] mengganti pasword user
chmod 755 [nama file atau dirctory] mengubah mode user file mnjadi 755 (rwx-r-x-r-x)
chgrp [nama grup] [nama file] mengubah grup file
chown [user] [nama file] mengubah user pemilik file
Administrasi Proses

 

Perintah administrasi pada terminal yaitu:
 

Command Description
alias [nama pengganti]=[nama file] mengubah nama file jadi pengganti
unalias [nama penganti] mengembalikan alias
bg [nama file] memaksa suspend proses file agar berjalan di background
fg [nama file] mengembalikan proses file berjalan di foreground
find [nama file] mencari lokasi file
sudo -s login sementara sebagai superuser atau root (ubuntu dan debian)
sudo su login sementara sebagai superuser atau root (ubuntu dan debian)
su login sementara sebagai superuser atau root (semua linux)
startx menjalankan X-Window bila dalam kondisi single mode
hostname menampilkan nama host dari mesin
Manajemen proses
Command Description
ps ax melihat seluruh proses yang berjalan, ax = all
kill [signal][pid] perintah menghentikan proses PID (nomor proses)
top melihat aktifitas proses
dmesg melihat 10 proses terakhir
tail [namafile] melihat proses tertentu
df melihat pembagian partisi harddsik
du melihat volume disk yang digunakan
free melihat disk yang kosong
uname -a melihat informasi sistem, arsitektur mesin, kernel sistem operasi digunakan, versi, dan detail lain
ifconfig melihat semua interface network (antarmuka jaringan)
iwconfig melihat inteface jaringan nirkabel (wireless LAN)
System information


Command Description
# arch show architecture of machine(1)
# cal 2007 show the timetable of 2007
# cat /proc/cpuinfo show information CPU info
# cat /proc/interrupts show interrupts
# cat /proc/meminfo verify memory use
# cat /proc/swaps show file(s) swap
# cat /proc/version show version of the kernel
# cat /proc/net/dev show network adpters and statistics
# cat /proc/mounts show mounted file system(s)
# clock -w save date changes on BIOS
# date show system date
# date 041217002007.00 set date and time - MonthDayhoursMinutesYear.Seconds
# dmidecode -q show hardware system components - (SMBIOS / DMI)
# hdparm -i /dev/hda displays the characteristics of a hard-disk

# hdparm -tT /dev/sda perform test reading on a hard-disk
# lspci -tv display PCI devices
# lsusb -tv show USB devices
# uname -m show architecture of machine(2)
# uname -r show used kernel version
Shutdown, Restart and Logout of a system
[3]
Command Description
# init 0 shutdown system(2)
# logout leaving session
# reboot reboot(2)
# shutdown -h now shutdown system(1)
# shutdown -h 16:30 & planned shutdown of the system at 16:30
# shutdown -c cancel a planned shutdown of the system
# shutdown -r now reboot(1)
# telinit 0 shutdown system(3) 


Contoh membuat direktory

Kita akan membuat directory smkn1boyolali yg didalamnya terdapat direktory tkj(tingkat_X,tingkat_Xi,tingkat_Xii-tkj1 dan tkj2),mm,ak,pm,dan ap(x-ap1 dan ap2,xi,xii)
  1. Masuk direktory home,dengan mengetikkan
Destro:# cd /home/
  1. Lalu buat direktory smkn1boyolali dengan mengetikkan
Destro:/home# mkdir smkn1boyolali
  1. 3. Setelah itu masuk ke direktory smkn1boyolali dengan mengetikkan
Destro:/home# cd smkn1boyolali
  1. Didalam direktory smkn1boyolali buat direktory lain bernama tkj,mm,ak,pm,ap
Destro:/home/ smkn1boyolali# mkdir tkj mm ak pm ap
 
  
5. Kita dapat mengecek apakah directory sudah terbuat dengan mengetikkan
Destro:/home/ smkn1boyolali# tree

  1. Setelah itu kita masuk ke direktory tkj
Destro:/home/ smkn1boyolali# cd tkj
 
  1. Didalam direktory itu kita buat lagi direktory baru
Destro:/home/ smkn1boyolali/tkj# mkdir tingkat_x tingkat_xi tingkat_xii
 
  1. Kita dapat mengecek apakah directory sudah terbuat dengan mengetikkan
Destro:/home/ smkn1boyolali/tkj# tree
 
  1. Didalam direktory tingkat_xii kita buat lagi direktory baru tetapi sebelumnya kita harus masuk kedirektory tingkat_xii
  1. Lalu kita lihat hasil direktory yang telah kita buat tadi
Destro:/home/ smkn1boyolali/tkj/ tingkat_xii# tree
 
  1. Setelah itu kita masuk ke direktory ap
Destro:/home/ smkn1boyolali# cd ap
 
  1. Didalam direktory itu kita buat lagi direktory baru
Destro:/home/ smkn1boyolali/ap# mkdir x xi xii
 
  1. Lalu kita lihat hasil direktory yang telah kita buat tadi
Destro:/home/ smkn1boyolali/ap# tree
  1. Didalam direktory x kita buat lagi direktory baru tetapi sebelumnya kita harus masuk kedirektory x
  1. Setelah itu kita dapat melihat semua direktory yang telah kita buat tadi, tetapi sebelumnya kita harus masuk direktory home.
  1. Kita juga dapat membuat file bernama praktikum di direktory tkj
Destro:/home/ smkn1boyolali/tkj# nano pratikum
 
Didalam file itu juga dapat diisi suatu data misal seperti dibawah ini :
 

Selasa, 20 Agustus 2013

Spesifikasi komputer yang terinstal OS Windows dan Linux Debian

Kali ini saya akan mengepos tentang Spesifikasi komputer yang terinstal OS Windows dan Linux Debian,,, semoga bermanfaat...... :)

1. Windows 7
  •  Prosesor intel dengan kecepatan 1 GHz (32 bit atau 64 bit)
  • RAM minimal 1 GB untuk 32 bit dan 2 GB untuk 64 bit
  • Space Hdd minimal 16 GB untuk 32 bit dan 20 GB untuk 64 bit
  • Direct X9 Graphic Card

2. Windows 8
  • Prosesor dengan kecepatan 1 GHz
  • RAM 1 GB untuk 32 bit, 2 GB untuk 64 bit
  • Hdd 20 GB
  • Kartu grafis Direct X9 / versi diatasnya
  • Monitor dengan resolusi 1366 x 768 piksel

3. Windows XP
  • RAM 1 GB
  • VGA 256 mb (display 1366 x 768)
  • Dual core


4. Linux Debian Lenny
  • Spesifikasi hardware Minimum Text Mode :
1. Pentium 4 1 Ghz
2. 64 Mb RAM
3. 1,5 Gb
  • untuk spesifikasi hardware minimum GUI mode :
1. Pentium 4 1 Ghz
2. 64 Mb RAM
3. 5 Gb

Minggu, 04 Agustus 2013

JARINGAN Wi-Fi & DESAIN SYSTEM KEAMANAN JARINGAN


JARINGAN Wi-Fi
Jaringan Wi-Fi sering disebut dengan jaringan tanpa kabel.
Teknologi perkembangan wi-fi / standart wireless :
  1. 802.11 2,4 Ghz
2 Mbps
  1. 802.11.b 2,4 Ghz
11 Mbps
  1. 802.11.a 5 Ghz
54 Mbps
  1. 802.11.g 2,4 Ghz
54 Mbps
  1. 802.11.n 108 -120 Mbps
  2. 802.11.i
Dari perkembangan wi-fi diatas, yang bisa digabung hanya 802.11 b dan g.
Istilah dalam jaringan wi-fi :
  1. Channel yaitu jalur pemisah, memisahkan antar frekuensi
  2. SSID (Service Set Identy Fire) yaitu identitas dari jaringan wifi atau dalam LAN disebut IP
  3. WEP (Wired Equivalent Privacy) yaitu sistem keamanan pada wireless
  4. Bluetooth dan Infrared
Jenis jaringan wi-fi
  1. Peer to peer ad hock : semua komputer dapat berhubungan melalui SSID
  2. Infrastruktur : selain membutuhkan komponen wi-fi juga membutuhkan komponen lain yaitu access point
Keamanan jaringan wi-fi
  1. Non secure (open) : dapat menangkap pancaran transmisi secara langsung
  2. Share key : harus memasukkan password
Implementasi teknologi wi-fi yaitu :
  • Bluetooth
  • Hotspot
  • Teknologi WLAN
  • Menghubungkan jaringan pada gedung
DESAIN SYSTEM KEAMANAN JARINGAN
Komponen security ada 4 aspek :
  1. Privasi : mencakup kerahasiaan informasi. Contoh kasus yaitu email yang bisa menggunakan adalah pemiliknya.
  2. Integrity : mencakup keutuhan informasi (menjaga agara informasi tetap utuh)
Ancaman yang sering muncul : trojan , virus
Solusi yaitu menggunakan antivirus dan enkripsi (mengubah informasi ke bentuk lain)
  1. Autentikasi : keabsahan pemilik informasi (yang berhak saja yang boleh mengakses informasi itu). Misal : login dan password
  2. Availability : berhubungan dengan ketersediaan informasi. Informasi harus tersedia saat dibutuhkan.
Ancaman : Dos, Mail bomb
Beberapa kemungkinan serangan terhadap sistem keamanan informasi :
  1. Interuption : sistem diganggu sedemikian rupa dan informasi tidak dapat diakses. Biasanya menyerang aspek availability.
  2. Interseption : pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses informasi. Menyerang aspek privasi.
  3. Modification : pihak yang tidak berwenang tidak hanya bisa mengakses informasi akan tetapi dapat mengubah. Aspeknya yaitu integrity.
  4. Publication : pihak yang tidak berwenang menyisipkan informasi palsu. Aspek yaitu autentikasi.
Jenis pengamanan pada Wireless
  1. Control access : dilakukan dengan menggunakan mekanisme filtering, berdasarkan SSID, atau IP address dan protokol.
  2. Autentifikasi : sebuah proses dimana access point melakukan penerimaan atau penolakan terhadap sebuah permintaan koneksi. Jenis-jenisnya :
  • Open system : semua bisa masuk
  • Share key : pakai password
  • WPA :menggunakan enkripsi
  1. Metode filtering : dapat dilakukan pada jaringan WLAN.
  • SSID filtering
  • Mac address filtering : mengizinkan perangkat yang ada agar dapat berkomunikasi dengan yang lain berhubungan dengan NIC. Dan tidak mengizinkan client berhubungan dengan access point.
  • Protocol filtering : penyaringan berdasarkan protocolnya.

PENGALAMATAN IP ADDRESS & PENGKABELAN


PENGALAMATAN IP ADDRESS
Merupakan identitas dari komputer yang akan terhubung ke internet terdiri dari 32 bit yang terbagi menjadi 4 kelompok masing-masing 8 bit.
PENGKABELAN
Dalam jaringan kita perlu instalasi kabel jaringan. Disini kabel yang kita gunakan adalah kabel UTP dengan konektor RJ45. Kabel UTP dibedakan menjadi dua yaitu :
  1. Kabel UTP tipe straight : kabel ini digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda. Contoh PC ke Hub
Urutan warna dari kedua ujung kabel sama :
Putih – Orange 1
Orange 2
Putih – Hijau 3
Biru 4
Putih – Biru 5
Hijau 6
Putih – Coklat 7
Coklat 8
  1. Kabel UTP tipe cross : digunakan untu menghubungkan perangkat yang sama. Contoh PC ke PC, Hub ke Hub, Switch ke Switch
Urutan warna dari kedua ujung kabel berbeda :
Ujung 1 : Ujung 2 :
Putih – Orange 1 Putih – Hijau 3
Orange 2 Hijau 6
Putih – Hijau 3 Putih – Orange 1
Biru 4 Biru 4
Putih – Biru 5 Putih – Biru 5
Hijau 6 Orange 2
Putih – Coklat 7 Putih – Coklat 7
Coklat 8 Coklat 8

OSI LAYER


OSI LAYER
Yaitu mengatur seluruh fungsi kerja pada jaringan komputer.
Bentuk OSI ada 2 yaitu
  1. Upper Layer meliputi :
  • Aplication
Mengatur interaksi pengguna komputer dengan program aplikasi yang dipakai.
  • Presentation
Dilakukan konversi data, agar data yang dikirim dapat dimengerti oleh penerima
  • Session
Menyiapkan saluran komunikasi dan terminal dalam hubungan antar terminal, mengordinasikan proses pengiriman dan penerimaan serta pertukaran data.

  1. Lower Layer meliputi :
  • Transport
Mengatur keutuhan data, penerima data dari lapisan session dan meneruskan ke lapisan network.
  • Network
Menentukan rute pengiriman, mengendalikan kemacetan, mendefinisikan alamat IP, melakukan routing. Dengan begitu data yang dikirim sampai ke tempat tujuan dengan benar.
  • Data link layer
Data dapat dirubah dalam bentuk paket-paket. Dan kegunaannya yaitu :
  • Untuk mensinkronisasi dalam bentuk frame
  • Untuk koreksi kesalahan
  • Menentukan perangkat jaringan Hub, Switch, repeater beroperasi di layer 2.
  • Physical layer
Mengatur sinkronisasi pengiriman dan penerimaan data, mendefinisikan media transmisi jaringan, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengkabelan.

PROTOCOL dan TOPOLOGI JARINGAN


PROTOCOL
Pengertian yaitu aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam komputer, misal mengirim pesan, data informasi oleh sisi transmitter ke receiver agar komunikasi lancar. Jenis protokol :
  • TCP/IP
  • IPX/SPX
  • NW Link
  • NETBEUI
  • UDP
TOPOLOGI JARINGAN
Pengertian : Struktur dari jaringan yang akan dibentuk.
Jenis topologi jaringan :
  1. Topologi Fisik : topologi berdasarkan penataan lokasi, susunan kabel, komputer dan semua komponen jaringan. Contoh :
  • Topologi Bus (Linear)
  • Topologi Star (Bintang)
  • Topologi Ring (Cincin)
  • Topologi Mesh
  • Topologi Tree (Pohon)
  • Topologi Hirarki
  • Topologi Extended Star
  1. Topologi Logik : menggambarkan cara pengaksesan media oleh host (computer) dalam satu jaringan.
  • Broadcast topologi : pengiriman satu host ke host lain melalui media jaringan
  • Token passing : mengatur pengiriman data pada host melalui media dengan menggunakan token yang secara teratur berputar pada seluruh host. Dengan token ini collision dapat dicegah.

melinda chaputri

  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.